Memperkenalkan #TWITALK sebagai program wawancara seorang tokoh via Twitter. Obrolan ringan dan ceria bersama narsum yang mampu membuka wawasan baru.
Berawal dari potensi yang terbaca dari karakter #FollowFriday lalu berlanjut pada lemparan diskusi bersama rekan tweets, Twends aku menyapanya, di timeline. Meminta persetujuan Twends untuk menjalankan konsep ini.
Memastikan diri bahwa ini merupakan kegiatan bersama, maka pemilihan nama program pun diserahkan sepenuhnya pada Twends.
Diskusi yang tercipta kemudian memunculkan Reasons Why sekaligus Funcionality of The Product.
Selanjutnya adalah peresmian akan nama dan sejarah mekanisme pemilihan nama program.
Maka lahirlah #TWITALK, buah pikir bersama para kawan.



